Lihat itu dari Mata, bukan dari Kuping!

Susahnya zaman sekarang itu, informasi beredar lewat mulut ke mulut dan dari kuping ke kuping. Nah! Yang begini kadang hasilnya bagus kadang hasilnya Zonk! Karena belum tentu nara sumber bilang A ke orang 1 trus orang 1 nyampeinnya bener jadi A, kadaaang nyampenya jadi AB, AC, AD,atau CC, DD, gak jelas endingnya.

Ada lagi, banyakan orang, kalau udah denger gossip dari orang 1, trus langsung percaya gitu aja tanpa di filter atau di pikir ulang. Padahal gossip yang di ceritain, kalau di confirm ke orang yang bersangkutan biasanya gossip itu jadi Senjata Makan Tuan buat yang nyebar gossip, atau si nara sumber. Makanyaaa… Udah Gossip itu (ternyata) dosa besar, trus ke authentic-annya, belum tentu bener.

Sekarang gimana gue ngga napsu banget bikin postingan ini, secara orang yang gue kenal ternyata doyan bikin cerita ngawur. Bukannya banding-bandingin sama diri sendiri ya, tapi masih mendingan gue jauh. Sebenci-bencinya gue seseorang, masih gue inget kebaikan yang dia lakuin, jadi gue nggak akan bikin berita fiktif atau ngawur kayak yang dia bikin, atau sengaja di hiperbola biar kesannya yang tadinya punya salah sekecil semut jadi segede gajah. Tapi ya baguslah, jadi kan kita bisa lihat sejauh mana orang itu baik sama kitya dan bener-bener tulus. Kalau masalah mau balas membalas, duuuh gue nggak ada waktu buat yang begituan. Kita punya Tuhan kok, percaya aja, semua perkara di dunia ini baik itu perkara baik atau perkara buruk semua itu ada hadiahnya masing-masing. Gak ada waktu buat ngurusin yang begituan.

Contoh kasus, awal dari permasalahan yang bikin si A. Dan karena si A ini nggak bisa selesaiin masalah dengan cepat dan tepat, akhirnya beleber kemana-mana, yang mengakibatkan si A bikin seolah-olah semuanya jadi salah si B. Sedangkan si B juga punya bejibun alasan balik buat jawab semua tuduhan yang di berikan oleh si A. Bagusnyaaa, si B nggak pernah melakukan hal-hal bodoh seperti menjelekkan nama baik si A kemana-mana baik ke teman-temannya atau ke lingkungan lain, karena si B ngerasa ngga ada hal yang menarik untuk di bicarakan, yang ada bikin capek pikiran dan nambah penyakit hati. Tapi tenyata, keluarga si A dan si A juga, telah menceritakan hal-hal kurang pantas dan kurang baik tentang keluarga si B dan si B, termasuk ke keluarga jauh si B demi mendapatkan bantuan pembelaan untuk si A, tapi nasib berkata lain. Walaupun si B udah di jelekkin kemana-mana, di omongin kemana-mana, atas bantuan Allah azza wa jalla.

Nah, hal-hal yang kayak gitu tuh, yang bikin manusia zaman sekarang ini mutu nya udah ZERO. Dalam hal berbisnis berani nikung sahabatnya sendiri demi keuntungan pribadi. Bayangkan dooong, apa jadinya kalau orang yang modelnya kayak gitu di pelihara. Kan artinya mental orang yang model seperti itu sudah jelas endingnya gimana, dan banyaaak contoh nyata orang yang suka nusuk di belakang. Percaya deh, Allah SWT itu nyata dan Maha Mengetahui. Emang dikira ngomong dalam hati Allah jadi nggak tau? Ya kelesss… Segala niatan baik atau buruk, sudah dikerjakan atau belum dikerjakan, Allah SWT sudah tau jauuuuh sebelum semuanya terjadi. Begitu juga untuk door price nya! Semua sudah di siapkan dan di catat oleh malaikat Rokib dan Atib.

ما یَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلاَّ لَدَیْهِ رَقیبٌ عَتیدٌ
“Tiada suatu ucapan pun (baik atau buruk) yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Raqib dan Atid (malaikat pengawas yang selalu hadir).” (Qs. Qaf [50]:18)

Demi mendukung berita acara yang dibikin sama si A, si A mendadak jago acting seolah-olah lupa sama semua kejadian yang dia lakuin. Repot sih ngomong sama orang yang kayak gini, makanya mending ikhlasin aja, minta ampun sama Allah SWT sama dosa yang udah diperbuat, percuma takut, marah, sedih, atau berantem sama manusia, karena kita hidup di dunia semua pasti isinya buat masalah dan dapat masalah, akhir dari semua ini hanya Allah azza wa jalla yang menentukan. Intinya taubat, taubat, taubat.

Manusia, kalau hidupnya cuma buat mikirin dunia, biasanya suka lupa sama hukum yang berlaku di akhirat. Makanya suka kebablasan. Terlambat tau nggak papa, asal jangan kelewat cuek yang hasilnya nggak mau tau terus. Ilmu islam itu indah dan sekaligus serem banget buat di pelajarin. Indah karena tau, agama islam  itu agama yang paling baik menerima taubatan dari kaumnya, dan seremnya adalah ketika kita tau azab-azab yang akan diterima nanti di akhirat apabila kita terus melakukan maksiat.

aaa

Jadiii… Karena jelas sudah kita ini hidup di akhir zaman, maka lebih baik jangan suka dengerin gossip atau yang belum jelas faktanya. Dan jangan kebiasaan ngikutin omongan orang, misalnya si A ada masalah sama si B, trus si A cerita kemana-mana dan akhirnya yang denger ikut-ikutan ngehakimin si B. Well, itu emang nggak jarang sih terjadi di sunia ini, tapi orang yang bijak sih nggak akan seperti itu, karena mereka baru dengar dari satu pihak. Trus apa bedanya mereka sama orang zalim yang jelas dibenci Allah SWT karena telah menghakimi dan menjauhi si B dan ikut pula menebar berita palsu sehingga si B menjadi semakin buruk citranya. Padahal barangkali apabila orang tersebut mendengar cerita dari si B, orang tersebut akan berbalik membelanya. Mana kita tau….

Dari postingan kali ini, saya pingin banget pesen ke teman-teman yang baca, please stop it. Gossip itu ngga ada faidahnya. Apalagi yang gossipin itu sebenernya yang punya masalah, otomatis isinya pasti pembelaan diri masing-masing. Makanya, kalau punya masalah lebih baik ya diselesaikan dengan cepat dan tepat, kalau di rasa ngga mampu ya sholat malam, minta bantuan Allah. Semua masalah datangnya dari Allah, semua jawaban juga datangnya dari Allah, jadi buat apa cerita kanan kiri kalau ending-endingnya semua adalah Allah ta’alla yang memutuskan.

Nggak ada untungnya baik buat yang ngadu-ngadu atau buat ynag dengerin aduannya, semuanya jadi pihak yang nggak ada untungnya. Yang ngadu jadi ketauan punya masalah dan keliatan lemah dalam menghadapi masalah jugatidak sanggup menyelesaikan dengan baik, kemudian yang dengerin aduannya juga nggak dapat apa-apa selain nambahin pikiran dan dosa yang ditanggung bersama. Naudzubillah…

Ending.

Manusia semua pasti akan bermasalah dan akan punya masalah. Baru masalah satu selesai, masalah lain datang. Masalah bukan cuma bentuk fisik, bisa jadi sakit flu, itu juga suatu masalah, kecelakaan, itu juga masalah, hp rusak, itu juga masalah. Perhatiin deh, setiaaap hari kita semua punya masalah. Karena memang begitulah manusia. Dihidupkan untuk menjalani ujian per ujian, yaitu masalah demi masalah. Disini tergantung kita menanggapi arti dari masalah. Jangan selalu di jadikan beban, karena masalah adalah satu langkah menuju “naik pangkat” atau “naik kelas”. Ada masalah? ilmu bertambah. Hp jatuh kemudian pecah dan rusak, itu merupakan suatu masalah, kita jadi tau harus bagaimana memegang hp dengan baik dan kita jadi tau berapa harga service, kemana kita service, dll. Kita terkena tifus, itu merupakan masalah, kita jadi harus tau bagaimana merawat tubuh, obat apa yang harus kita minum, apa saja yang menyebabkan timbulnya tifus. Semua itu pembelajaran dan membuat kita semakin pandai. Tapi, tidak semua orang yang dapat masalah itu naik kelas, ada juga yang tidak berhasil dan tidak lulus atau malah di DO (drop out). Contohnya, Si Johny putus dengan si Maya, karena sedih yang berlebih akhirnya Johny terjerumus ke lubang hitam yaitu Narkoba, dan akhirnya tertangkap kemudia masuk penjara. Sedangkan Maya, dia mendapatkan kekasih baru yang Soleh, baik, dan mereka dapat menata masa depan yang baik bersama. Dari kasus tersebut, bisa di lihat yang mana yang lulus yang mana yang tidak kan? 🙂 Semoga bisa dicerna dengan baik ya…

Hidup di dunia ini bukan cuma tentang kamu dan aku. Ini tentang Dunia dan Akhirat, Jujur setelah banyak belajar tentang agama, melalui bacaan-bacaannya, semua jadi tertuju pada amalan untuk hari akhir. Karena dirasa sudah banyak berbuat dosa dan ternyata mempelajari ilmu islam itu sangatlah banyak manfaatnya, jadilah semua masalah ada jalan keluarnya.

Buat teman-teman yang punya teman atau saudara yang lagi ada masalah, bukan berarti kita ngga boleh ngebantu mereka untuk carikan solusi atau mendengar curhatannya, tetapi lebih baik kita dengar kan dan ingatkan kembali untuk meminta solusi pada Sang Maha Tahu supaya ucapan dan saran yang diberikan tidak mendatangkan dosa bagi kita yang berucap. Banyak beristigfar, dan kalau bisa nggak perlu ikut men-judge. Karena kembali kepada diri kita masing-masing, kita nggak mau juga di berlakukan demikian apabila sedang dilanda masalah yang sama.

Kunci mudah agar menjadi pribadi ANTI-JUDGE:

Dibalik kesalahan yang diperbuat, dibalik segala cerita atau gossip yang beredar, ingatlah bahwa orang tersebut tidak sepenuhnya bersalah dan tidak sepenuhnya berbuat buruk. Dia pernah baik terhadap kita, dia pernah menolong kita, dan dia pernah menjadi bagian dari hidup kita. Saling berkaca, agar semuanya sadar bahwa semua orang pasti pernah berbuat kesalahan atau kekhilafan, dan pasti pernah disakiti atau menyakiti. 

Sekian postingan kali ini, gue mau balik lagi ngurusin baby celine yang masih bobo, dan kebetulan masuk waktunya Dzuhur, jangan lupa selalu beribadah dan berterima kasih atas segala nikmat yang terlah diberikan kepada kita seriap hari, yaitu nikmat Hidup.

Ohya! Karena beberapa hari lagi masuk bulan suci, bulan puasa. Saya mohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya dengan ikhlas, atas segala kesalahan yang telah saya perbuat baik yang saya sadari atau tidak, baik yang disengaja atau tidak. Semoga permohonan maaf saya diterima sehingga kita semua dapat menjalankan ibadah puasa dengan hati yang putih suci dan bersih. Amin. Selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat Muslim di seluruh Dunia.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s