Be Vegan #2019

Alasan aku membuat postingan ini adalah untuk TERANG-TERANGAN mengajak kalian jadi vegetarian HAHAHA. Nggak maksa, cuma pengen ngajak kalian buat jadi more human dengan nggak memakan hewani atau menyiksa hewani. Menyiksa? yup. Tas kalian, make up, skin care, dan lain-lain yang kalian gunain itu mostly dari kulit atau bagian dari tubuh hewan. Beruntung banget ya hewan gak secanggih manusia. Bisa bayangin gak kalau hewan juga bisa kerja kayak manusia dan mereka juga butuh tas, baju, make up dan stuff kayak kita dan memilih bahan dasarnya dari bagian tubuh kita? WOW! Bakalan banyak yang kejar-kejaran sama sapi, buaya, lembu, dan hewan lainnya bahkan kelinci, buat saling bunuh-bunuhan demi dapetin kulit buat jadi tas, bulu buat jadi jaket, dan barang-barang lainnya. Kebayang kan…

 

Penggunaan Istilah vegetarian diketahui sudah sejak 1839, Kata ini diambil dari ‘vegetus’, yang berasal dari bahasa latin, yang berarti keseluruhan, sehat, segar, hidup; (jangan dihubung-hubungkan dengan ‘’ vegetable-arian ‘’- mitos manusia yang diimajinasikan hidup seluruhnya dari makanan sayur-sayuran tetapi tanpa kacang, buah-buahan, biji-bijian, umbi-umbiaan, getah tanaman, dan sebagainya)

Awal mula kemunculan istilah ini, terkait dengan Alcott House, yaitu sebuah tempat edukasi yang berlokasi di sebelah utara dari Ham Common, London, yang dibuka pada bulan Juli 1838 oleh James Pierrepont Greaves, yang pada tahun 1841 dikenal sebagai Concordium, atau Industry Harmony College, yang ketika itu lembaga ini mulai menerbitkan pamflet-pamflet mereka sendiri yang berjudul ‘’The Healthian ‘’, yang diyakini merupakan kemunculan terawal penggunaan istilah ‘vegetarian’

Nah, tauuu banget gimana susahnya jadi vegetarian or vegan, tapi bisa kalau emang mau. Kayak aku nih! bener-bener pemakan daging (was) dan berusaha banget gak makan daging merah. Pertama aku siasati dengan cara makan ikan aja dulu, sayuran dan ikan, sekalian diet aku juga gak makan nasi dong karena emang BB udah naik gak karuan!!

Aku udah mulai vegan seminggu ini, walaupun belum berhasil 100% dan masih nyomot bagian dari hewani aku bersyukur gak separah dulu. Kalau sekarang mau makan tuh milih-milih. Telur juga gak aku makan karena bagian dari hewani, banyak yang aku skip deh! Nanti aku buatin table nya yaaa.. walopun nggak lengkap banget, karena kalau mau yang lengkap bangettt kalian mending liat di google atau follow instagram yang nanti aku mention di blog ini.

Jadi gini, simply aku gak tega liat video dan foto-foto yang beredar di media social. Sebenernya udah dari lama banget aku mau jadi vegan, malah di tahun 2009 aku udah pernah jadi vegan dan dulu ada restoran langganan aku di kemang yang emang khusus semua masakan mereka khusus buat yang vegan, tapi sayang jaman itu kampanye tentang vegan gak se-heboh sekarang ini. Waktu itu yang bikin saya gagal jadi vegan karena emang kurang teredukasi, cuma based on kasihan liat sapi di (sorry) gorok-gorok, ayam dipotong paruhnya trus dipotong lehernya dengan cara yang gak manusiawi atau hewani, trus liat buaya yang dikuliti, liat gajah yang gadingnya di potong-potong, dan masih banyak lagi, sedihnya video itu bisa kita cari di youtube. Kalau sekarang, tinggal follow aja akun instagram yang nanti aku kasih, kalian pasti bakalan ternganga. Ini bukan soal makan enak atau nggak enak, tapi masih banyak pilihan lainnya selain daging atau bagian dari mereka. Tumbuhan lah yang paling benar dan selain itu tumbuhan itu nggak ada habisnya, kalau hewan, astagaaa kita jarah sampai punah.

Disini aku gak bilang kalau makan tumbuhan adalah hal yang paling benar, tapi aku nggak nemu ada kesalahan dari makan tumbuhan atau tanaman hijau. Banyak cara untuk mendapatkan vitamin dan kebutuhan gizi tidak harus melalui hewani, kalau emang niat kalian bakalan nemuin informasi yang kalian butuhkan dengan amat sangat mudah. Bahkan, kalian bisa ganti kebutuhan susu sapi dengan susu kedelai atau almond, tidak harus dengan susu sapi. Tadinya aku pikir susu sapi dan telur ayam itu boleh untuk vegetarian (karena kurang edukasi) tapi sekarang, saat informasi yang dibutuhkan sangat amat sangat mudah untuk didapatkan, aku jadi paham bahwa susu sapi sejatinya bukan untuk anak manusia, tetapi untuk anak sapi, dan telur ayam adalah sama hal nya dengan seekor ayam. Memang dari zaman purbakala hewan juga di buru dan dijadikan pangan, tapi itu pun mereka harus bersusah payah untuk mendapatkan hewan untuk di buru, bukan untuk makanan mereka sehari-hari, the rest of it mereka makan tumbuh-tumbuhan hijau. Nggak heran kenapa zaman dulu, nenek kakek kita nggak banyak yang kena kanker, tumor, stroke, asam urat, diabetes, kolesterol, dan lain-lain, beda sama zaman sekarang, usia 20 tahun udah asam urat, kolesterol, usia 30 sampai 40 tahun udah kanker, diabetes, dan sisanya masih banyak lagi penyakit-penyakit yang disebabkan pola makan nggak sehat.

Kata orang pintar, makan harus 4 sehat 5 sempurna. Keluar deh tuh table dan rantai makanan yang dibutuhkan, ada ayam, daging merah, ikan, telur, susu, keju, sayuran, dan lain-lain. Memang benar kebutuhan gizi kita harus terpenuhi, tapi tidak harus dari daging, tumbuhan juga bisa memenuhi gizi kalian. Lemes karena gak makan daging? Bisa jadi banget, karena tubuh kita biasa kena asupan dari daging merah, ini tiba-tiba kita gak makan daging at all ya pasti ada yang butuh penyesuaian, dan itu butuh waktu kurang lebih seminggu dan setelah itu tubuh akan terbiasa. Kenapa detox tubuh selalu menggunakan tumbuhan? berbahan dasar tumbuhan? ya karena tumbuhan memang bagus untuk tubuh dan bisa mengcover semua kebutuhan tubuh kita. Aku setujuuu banget sama yang udah sukses dengan pola hidup vegan! Hewan itu bukan untuk diternak dan dipotong-potong terlebih lagi kadang ada perusahaan yang menyajikan daging olah, mereka mengolah hewan yang masih hidup sampai kepada produk jadi (sudah dalam kemasan) tidak dengan cara yang layak, sehingga dari situlah muncul idea untuk stop mengkonsumsi hewani, ditambah dengan sumber-sumber yang mendukung, semakin lengkap data yang dimiliki untuk memulai hidup sebagai vegetarian.

Beberapa akun instagram yang bisa kalian ikuti :

@peta

@vegancommunity

@alkaline_vegan_news

@veganinformation

@jakartaveganguide

@animalsabove

dan ,masih banyak lagi. Itu hanya beberapa referensi aja supaya kalo salah satu diantara kalian ada yang mau mulai buat cari tahu tentang kenapa sih kok orang ada yang jadi vegetarian? atau kalian pernah ngerasa gak tega liat tukang jagal potong hewan kurban, nah mungkin kalian salah satu dari yang cocok buat gabung jadi salah satu veganism hehehe. Jujur, kalau aku emang murni pengen hidup lebih sehat dan gak tega liat video or foto yang aku dapat dari social media! Itu gila banget! Aku gak nyangka pembunuhan berantai disekitar kita dan kita pelaku utamanya. Ya tuhan… Btw masako, royko, dan lain-lain itu juga termasuk non-vegetarian loh! Nih aku kasih tau tipe-tipe vegetarian yaa…

1. Semi-vegetarian

Semi-Vegetarian, di samping makan makanan dengan bahan nabati. Kelompok ini juga mau makan ikan, daging, susu, dan telur. Jenis nabatiwan ini adalah kelompok yang paling rendah.

2. Lacto-ovo-vegetarian

Lacto-ovo-vegetarian, selain makan yang terbuat dari bahan nabati, susu dan telur juga dimakan. Nah aku masih bisa masuk kategori ini karena kadang gak sadar aku masih makan atau minum sesuatu yang mengandung telur dan keju. Karena aku belum paham banget mana makanan yang pure gak ada hewani nyaaa, jadi kadang ada pemakluman yang gak bikin kita jadi stress sendiri.

3. Lacto-vegetarian

Lacto-vegetarian, meski selain bahan nabati yang dimakan tetapi hanya susu yang dimakan dan makanan yang terbuat dari telur tidak dimakan.

4. Ovovegetarian

Ovovegetarian, kelompok nabatiwan ini merupakan kebalikan dari Lacto-vegetarian.

5. Pesco-vegetarian

Pesco-vegetarian, tidak makan daging, tetapi mau makan ikan, susu, dan telur. NAH ini adalah posisi yang paling tepat! pengen banget masih boleh makan ikan… karena menurut aku ikan yang kita makan bukan ikan yang langka gitu, dan somehow aku ngerasa kayaknya ikan itu hewan yang less pain ya gak sih? Tapi kalau emang ada suatu sumber yang bisa kasih klarifikasi yang legit untuk buktiin ikan juga dibantai dengan sadis, yaudah aku off makan ikan hehehe.

Vegan

Vegan hanya mau bahan makanan dari nabati saja dan sama sekali tidak memakan hewan laut atau produk olahan hewani. Bahkan madu dari lebah pun dihindari. Saking ketatnya, para vegan juga menentang penggunaan produk non-makanan yang berasal dari hewan, seperti pakaian dan sepatu, dan produk yang diujicobakan pada hewan seperti beberapa jenis kosmetik dan obat-obatan.

Menurut penelitian di Amerika, para nabatiwan lebih sehat, panjang umur, bahkan awet muda. Mereka juga terhindar dari penyakit jantung. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa serat dalam sayur dan buah amat berguna bagi kesehatan yang mengakibatkan populernya vegetarianisme di dunia. Diet vegetarian telah menunjukkan efek menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi, dan mencegah terjadinya hipertensi pada orang normal. Penelitian juga menunjukkan wanita vegetarian yang telah memasuki menopause akan berkurang risiko penyakit jantung, kanker endometrium dan kanker payudara dibanding wanita dengan diet normal. Masakan Vegetarian merupakan jenis-jenis masakan yang menggunakan bahan-bahan nabati, atau non hewani yang tidak menggunakan daging sebagai bahan masakannya.

Beragam motivasi orang-orang bervegetarian, ada yang karena kesehatan. Dengan hanya mengonsumsi sayur-sayuran, risiko kita terkena penyakit berbahaya sangatlah kecil. Ada juga yang bervegetarian karena ingin tampil lebih cantik, ingin memiliki kulit yang halus dan bersih. Tidak hanya itu saja, bervegetarian juga dapat mengurangi pemanasan global yang ada di muka bumi ini. Industri peternakan menjadi salah satu penyebab pemanasan global di bumi dan juga menyumbang polusi yang cukup banyak, khususnya gas metana penyumbang polusi udara. Selain pemanasan global dan polusi yang dihasilkan dalam industri, polusi juga dihasilkan dari proses pembuatan makanan bagi hewan.

Udah gitu ya gengs! Dengan kita gak makan hewani kita juga secara gak langsung declare bahwa kita pencinta hewan doooong! Jadi stop deh pakai benda-benda yang berbau hewani. Syal, jaket, tas, gesper, topi, sepatu, coat, dompet, straps jam tangan, dll yang berbau hewan!!! Kasian kan mereka dibunuh gitu aja cuma buat kita pake kulitnya. Kaya hidup buat mati sia-sia aja. Bisa kebayang nggak sih gimana sakitnya perasaan dan fisik mereka ketika mereka kita gantung dengan terbalik trus main di kulitin gitu aja. Ya ampun tuhan… Nanti deh aku masukin foto yang bisa menguatkan blog ini. Masih gak kasihan juga? kalian hebat! hehe

Intinya disini aku pengen kita jadi generasi yang lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Lebih bermartabat dan lebih manusiawi. Sudah cukup dengan semua bencana alam akibat ecosystem yang udah nggak seimbang, hewan-hewan yang menjadi langka, global warming, dan banyak lagi bencana lalinnya yang tanpa kita sadari kitalah penyebab dan pemeran utamanya. Aku pengen kita mulai dari hal tersimpel aja deh, dengan tidak membeli lagi barang-barang yang terbuat dari kulit hewan, anykind! Banyak kok alternative lain atau syntetis yang menurut aku lebih bijak untuk dipakai daripada membanggakan dompet asli kulit hewan asli dengan dalil tu dompet lebih awet dan gak gampang kebakar, halah… rusak tinggal beli lagi! Atau kalau nggak mau rusak ya tinggal pinter-pinter makenya! Pleaseee… Mulai dari yang paling mudah untuk dilakukan, setidaknya kita generasi muda ini ada actionnya gak gaya doang di banyakin! Aku juga nulis gini bukan berarti aku udah 100% benar! Tas aku dulu banyak yang dari kulit, sepatu, dompet, dan lain-lain, even make up pun aku rasa banyak yang mengandung minyak dari hewan atau dilakukan penelitian terhadap hewan. So, banyak banyak mengedukasi diri tentang hal yang seperti ini, selain mengurangi rasa bersalah karena sudah jadi salah satu customer dari pembunuhan secara keji terhadap sesama makhluk hidup, kita juga jadi lebih sehat karena tau apa aja yang kita konsumsi dan kita pakai kan ke tubuh kita.

Trus aku punya beberapa list kosmetik yang pake uji coba ke hewan dan yang bebas dari uji coba ke hewan! Mungkin ini gak lengkap ya… tapi kalian bisa liat merk2 yang selama ini sering kita pakai ternyataaaa cukup tega sama hewan *sedihakutu

Ini yang pake acara test ke hewan :

Ini yang enggak pake test ke hewan :

Yuk dicoba! Tau emang pasti malesin banget, susah, dan lain sebagainya. Mungkin abis liat table diatas jadi mikir, “semua yang gue pake ternyata di uji ke hewan, trus masih penuh lagi.. trus udah cocok sama gue, yaudah lah ya”. Ya gak papaaa… setidaknya dari kalian baca tulisan ini aja, aku udah berhasil ngasih tau ke kalian kalau selama ini kita tuh pakai produk yang di tes ke hewan dulu, jadi mereka sakit-sakit dulu, lemes dulu, akhirnya mati or cacat. Kesimpulannya ya ada di diri kita masing-masing, emang susah lah seketika jadi gak pakai produk yang udah biasa kita pakai karena ada uji coba ke hewan, cumaaa aku pengen kalian lebih care aja sama apa yang kalian pakai, dan tau, kalo produk-produk ituuu di test ke hewan.

Siapa yang mau coba untuk pakai produk botanical atau bebas hewani? Aku sih udah jelas! Caranya, aku mau list produk apa aja yang aku butuhkan dan aku cari tau apa aja pilihannya dari mulai harga, beli dimana, dan lain sebagainya. Cari yang paling sesuai dengan budget dan kebutuhan. Kalian juga coba dooong…. 🙏🏻 Toh kalau kalian yang sehat bukan cuma aku yang seneng, tapi kalian sendiri juga yang akan merasakan perubahan positif dalam kehidupan kalian. Semoga ada kebaikan yang bisa diambil dari tulisan ini, dan jangan lupa untuk peduli terhadap lingkungan terutama ALAM! Mereka memang nggak bisa bicara, tapi sadar gak sih kalian, alam sudah menunjukkan bahwa mereka sudah lelah dengan tingkah kita (?) Ini waktu nya kita yang lebih peka.

Salam sayang buat para pembaca.

#sharingiscaring

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s