REVIEW (2) : Indian Healing Clay Mask + alasan berhenti pakai krim dokter.

Sebagus itu sampai aku niat bikinin review ke dua. Yup! Sebagus itu.

Aku udah pake sebulan, malah sekarang makenya udah jarang banget setelah minggu ke dua. Dipake pas muka mulai nimbul bentol jerawat atau komedo aja. Jadi selama ini aku pake Indian Healing ini campurannya cuma air mineral, bukan Brag yaa (air cuka apel) Kenapa? Pertama karena belum ketemu dan kedua belum sempat beli.

Selama ini aku baca review tentang Brag ada yang cocok ada yang enggak, jadi ya aku rasa daripada nanti malah gak cocok di muka aku yang sensitif ini lebih baik aku campurin Indian Healing ini pakai air biasa aja (air mineral)

Perkembangan di wajah aku setelah (hanya) sebulan pemakaian. ASTAGA, aku sungguh terharu. Bekas jerawat hilang, komedo hilang, warna kulit jadi merata, tekstur kulit jadi makin membaik. Se-Drama itu tiap hari liat perkembangan kulit. Super bahagia. Aku berhasil gak pakai produk dokter untuk bersihin, bagusin, dan ngerawat kulit. Itu impian semua wanita deh gue rasa… Lol!

Bukannya dokter muka itu jahat, enggak… tapi ketergantungan sama produk dokter itu yang bahaya. Singkat cerita, penah suatu ketika ada temen yang cerita kalau dia cocok banget sama suatu krim racikan dokter dari klinik ternama. Semua masalah di wajah dia jadi sembuh total, malah jadi kinclong kayak porcelain. Karena merasa wajahnya udah bersihan, dia stop pakai krim dan hanya pakai pelembab dan sunscreen itupun dia beli produk umum yang lagi booming aja. Tiba-tiba, beberapa hari dia stop pakai obat dokter, kulit wajahnya mulai memerah, super kering di bagian-bagian tertentu, bruntusan, dan yang lebih parahnya pas dia ngeh yang kemerahan tadi berubah jadi flek coklat. Then, dia kembali ke dokter itu dan ceritain kisah perjalanan dia berhijrah ke krim umum, dokter itupun kasih krim lagi, kali ini dosisnya di naikan, dan ditambah untuk menghilangkan si flek, temen aku harus ikut rangkaian perawatan laser supaya warna kulit mau rata dan normal… wih itu high cost banget dan tau gak… the best part nya, udah ngabisin waktu lebih hampir setahun dan kulit wajahnya masih belang, memang gak terlalu parah karena bisa di cover dengan BB Cream or Foundation, tapi siapa sih yang suka setiap hari pakai heavy make up.

Intermezo…

Beberapa dokter wajah yang udah pernah aku coba yaitu, Dr. K*n, E*ha, N*tasha, LB*, Dr. S*si, dan beberapa krim racikan dokter yang dijual bebas dengan iming-iming kulit mulus juga udah pernah aku coba, lol! Sebenernya semuanya bagus, dan punya cara sendiri-sendiri untuk “benerin” masalah di wajah kita, tapi sayangnya semua jadi secara berkelanjutan dibikin bolak-balik ke dokter. Dulu aku berpikir, “gimana caranya semakin gue tua, semakin praktis hidup gue”. Ke dokter muka setiap dua minggu or sebulan itu termasuk kegiatan yang (buat aku) gak praktis dan gak harus. Karena dulu pas masih remaja kita gak harus ke dokter muka, kenapa sekarang harus? Jawabannya karena ketergantungan 🙂 Mau kulit bagus terawat kan gak mesti ke dokter, kita juga bisa cari produk yang aman dan gak bikin kita HARUS bolak balik pakai produk kimia setiap pagi-siang-malam.

Obat dokter itu bagus, tapi kadang kita nyimpen dan make nya gak apik, apalagi bentuknya krim yang di taruh di pot gitu dan kita mesti nyolek-nyolek pake jari tiap mau pakai, itupunnn kita gak tau pas kita colek si krim jari kita dalam keadaan bener-bener besih apa gak, kalau enggak dan ternyata jari kit akotor, berarti dalam krim itu udah ada bakterinya 😦 Sad.

Dulu pas pake krim dokter K*n yang ngantrinya maha dasyat (gue diantriin sama joki sih alhamdulillah pas nomer udah deket tinggal datang) nah pas diperiksa kulit aku lagi parah-parahnya tuh, banyak yang bopeng karena bekas jerawat, dan dikasihlah aku krim, ada juga obat minumnya. Setelah aku pakai, malah nimbulin komedo, kayak di detox gitu semua pada keluar, katanya sih itu 20 hari dan setelah itu semuanya kembali normal dan kulit langsung bersihhh… hmmm, sayangnya aku tuh paling gak bisa kesiksa begitu. Hari ke 18, kulit aku masih bintik-bintik dan makin sensitif, alhasil aku nyatakan aku gak cocok… mungkin temen-temen aku yang berhasil ya karena mereka cocok sama krim itu, bukan berarti krimnya yang gak bagus… Kasus kayak gini keulang juga di dokter S*si, yang isinya artis semua, tiba-tiba kulit wajah aku bruntusan SATU MUKA, persis sehari sebelum jalan-jalan ke Bali, astagaaaa sad sad sad, tapi aku anaknya gak mau stress out gitu, yaudah jalanin aja… paling dikira cacar wk! Tapi alhamdulillah setelah di kompress semaleman, besoknya agak mendingan.

Intinya, karena krim itu adalah produk racikan, belum tentu itu cocok sama semua kulit, sama halnya dengan produk di pasaran. Bedanya, kalau ke dokter ketika kita gak cocok kita balik lagi dan dikasih produk yang mirip-mirip sampai ketemu yang cocok dan akhirnya kita harus pakai krim itu terus karena kulit wajah kita udah “kekunci” sama racikan si dokter, sedangkan untuk produk umum, ketika gak cocok kita berhenti dan cari produk yang akhirnya cocok sama kita, jarang ada yang ketergantungan sama produk umum karena sifatnya netral. Jadi keputusan balik ke kalian, mau coba-coba peruntungan di dokter muka atau kalian yang berusaha untuk “jenius” cari-cari produk umum yang baik buat kebutuhan kulit kalian. 🙂

Balik ke Indian Healing. Aku bener-bener rekomendasiin produk ini ke temen-temen yang lagi baca blog ini. Sebagus itu! Nih beberapa perubahan yang aku alami di wajah aku :

  1. Bersih banget
  2. Bekas jerawat memudah (banget) otw hilang selamanya. Amin
  3. Skin tone nya jadi merata
  4. Komedo atau bentol-bentol calon jerawat gampang hilang
  5. Kulit jadi kencang
  6. Halus, mulus.

Tapi aku punya beberapa trik supaya wajah kalian gak “luka”, walaupun gak ada efek yang gimana-gimana, tapi karena aku sempet ketiduran pas pake masker ini, dan baru bangun jam 3 pagi langsung buru-buru cuci muka, wajah aku jadi agak perih karena terlalu kering. Solusinya kalau sampai terjadi hal seperti ini, segera dikasih pelembab yang banyak dan stay calm, jangan panik karena udah dikasih pelembab.

Dalam kemasan dituliskan 15-20 menit, jadi kalian harus nurut sama ketentuan penggunaannya. Jangan ditunggu sampe sejam atau bahkan sampe bener-bener kering, karena ketika masker itu kering total, artinya kulit wajah kalian juga akan kering total. Setelah itu, bagian paling crucial adalah ketika dibilas. Ditulis “bilas dengan air hangat”, air hangat disini bukan air hangat yang 50 : 50 yaaa… itu terlalu hangat buat kulit wajah dan bisa bikin kulit kering, tapi pastiin hangatnya 30 : 70, atau hangat kuku lah. Setelah itu jangan di gosok kasar, setelah itu jangan di keringkan dengan handuk. Semua itu agar menghindari kulit kalian kemerahan setelah menggunakan Indian Healing. Jangan lupa setelah pakai Indian Healing, pakai semua rangkaian toner, pelembab, serum, sunscreen kalian seperti biasa terutama pelembab dan sunscreen, jangan pernah skip! Karena bisa bisa kulit kalian jadi kering dan infeksi malah beruntusan. Oh ya satu lagi, pastiin sebelum pakai Indian Healing ini kulit kalian bener-bener BERSIH.

Jujur di aku masih buanyak banget Indian Healing Mask ini, karena make nya juga dikit-dikit banget kan… Kalau kalian mau coba aku bisa kasih kalian sample nya, cukup comment atau chat aku ke Line/ DM ig dan lain-lain kayak biasanya, jadi aku bisa kirimkan ke alamat kalian. Terbatas yaaa selama stocknya masih ada 🙂

Kalo kalian ada pertanyaan seputar gimana caranya berhenti dari obat dokter, gimana caranya aku berhasil berhenti dari obat dokter, gimana caranya lepas dari ketergantungan, bagusan mana Healing mask ini sama Lululun atau mask lainnya, bagusan mana Indian Healing ini sama obat dokter dan ketergantungan atau gak…….? Kalian bisa Comment, chat me Line/dm Ig/email. Thank you udah baca blog ini semoga bermanfaat.

XO

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s