VASELINE PETROLEUM JELLY : Dipakai Di Wajah??? BIG NO!!

Hai guys!

Baca beberapa artikel yang judulnya “Pakai Vaseline Petroleum Jelly semalaman bikin wajah Glowing!”, “Vaseline Petroleum samarkan noda wajah!”, dan masih banyak judul lainnya. Pada dasarnya aku pun sudah ragu, masa iya sih se-magic itu?”, tapi karena di rumah ada dua Vaseline Petroleum Jelly, yang satu udah kebuka dan jarang banget dipakai, yang satu lagi masih dalam keadaan sealed. Setelah membaca beberapa ulasan di google, timbulah ke isengan yang hakiki untuk mencoba ke akuratan review dari para sisteurrr kita.

4-penyakit-yang-disebabkan-karena-olesan-petroleum-jelly

Seperti biasa, setelah bersihin wajah pakai cleanser, lanjut pakai toner/lotion wajah, dan pakai aloe vera gel. Jeda 3 menit, aku pakein lah Vaseline Petroleum Jelly ke wajahku, dan dibiarkan semalaman.

Well, dari awal aja aku tuh udah raguuu banget, takut nggak cocok. Teksturnya yang super padet itu kayaknya terlalu berat di wajahku yang sensitif ini. Ternyata setelah semua udah ter set dengan baik, malah nggak berasa pakai apapun atau sesuatu yang heavy gitu seperti penampakannya. Padahal di awal aku ngerasa bakalan sesek banget di muka karena teksturnya yang super padat. Tapi aku salah, pas udah di apply di wajah, jadi biasa aja dan emang lembab sih. Well, iya lah it’s a petroleum jelly, duh?!

Let it stay on my face over night…

Bangun pagi, (fyi kondisinya lagi hari Minggu yah gaes jadi kondisinya gak in a rush kayak weekdays yang serba buru-buru mau ke kantor), aku ngaca dulu perhatiin apa yang terjadi di wajahku. Apakah ada perubahaan? Hmm… agak susah sih bedainnya, soalnya setiap bangun tidur itu kan kulit wajah emang keliatan lebih smooth dan bersih gitu (kalau sebelum tidur rajin bersihin wajah dan minum air putih yang cukup yah!). Aku coba bersihin si petroleum jelly tadi malam, daaan ternyata emang benar! Kulit wajah jadi halus kayak dilapisi sesuatu yang lembut gitu.

Baiklah, akupun berpikir yang sama, “Dipakai tiap hari oke juga nih!.” So, timbulah ide untuk pakai petroleum jelly ini setiap hari, tapi ternyata bertahan sampai hari ke tiga dan memutuskan untuk udahan. Begini ceritanya…

Next, malam selanjutnya aku pakai lagi, dengan urutan yang sama, yaitu bersihin wajah dulu pakai cleanser dan aloe vera, kemudian petroleum jelly. Biarkan semalaman. Gak ada ragu kayak pemakaian pertama, justru berpikir udah nemu nih suatu produk yang affordable dan bagus! Lanjuttt…

Bangun pagi nih! Sadar gak sadar (?) aku berhasil menemukan beberapa titik merah, (nggak nonjol ya!) bener-bener baru titik aja warna pink kemerahan di sekitar dagu dan pipi, rasanya gak nyaman dan seyakin itu kalo beberapa jam lagi pasti akan nongol calon atau bibit jerawat. YES!!! SEPANIK ITU! Tanpa ba bi bu, langsung bersihin muka dan kesimpulannya adalah menyudahi uji coba ini. Sekian. Indian Healing Clay Mask to the rescue!

Beneran kan, beberapa jam kemudian mulai beruntusan sekitar dagu, selama dua hari berturut-turut, setiap pulang kantor atau sebelum tidur, aku pakein Indian Healing Clay mask supaya si jerawat tadi gak jadi meradang. Kebetulan banget face mask yang biasa aku pakai untuk melembabkan kulit udah habis dan belum sempet beli lagi. Jadi biasanya kalau wajah aku mulai “error” pakai face mask sebelum tidur dan violaaa! pagi  harinya pasti mereda. Nah! Alhamdulillah banget, pakai Indian Healing ini juga bisa meredakan calon-calon jerawat itu, cuma nggak lembab aja.

Inti dari review singkat aku tentang penggunaan petroleum jelly ini, di kulit wajah aku yang cukup sensitif jelas enggak terlalu cocok ya. Di hari pertama pemakaian memang hasilnya oke, kulit terasa halus dan lembut, tapi dipemakaian berikutnya mulai timbul masalah pada kulit wajah, yang artinya kulitku nggak cocok sama kandungan petroleum jelly ini atau mungkin nggak dipakai setiap hari juga kali ya? Bisa jadi buat sebagian dari kalian yang kulit wajahnya super kering bisa coba pakai Vaseline Petroleum Jelly ini, cuma harus inget yah, bersihkan wajah terlebih dulu! HARUS.


TENTANG PETROLEUM JELLY

Please baca ini dulu sebelum memutuskan pakai petroleum jelly ya guys 🙂

Petroleum jelly atau petrolatum adalah campuran setengah padat hidrokarbon. Petrolatum sendiri terbagi menjadi alami, buatan, turunan dan sintetis. Petrolatum alami diperoleh dari pemurnian minyak tanah (petroleum) untuk menghilangkan bau dan mengubah warna. Proses pemurnian ini dilakukan dengan menghilangkan warna kuning pada minyak tanah sehingga berubah menjadi putih. (Source Alodokter)

vaseline-cream-500x500

Pada dasarnya, petroleum jelly merupakan produk sampingan yang tercipta saat minyak bumi disuling untuk menjadi bensin. Mineral oil yang merupakan bahan dasar baby oil juga produk sampingan dari proses yang sama.

Dokter kulit dan ahli biokimia asal Amerika Serikat, Dr. Craig Kraffert, mengatakan, salah satu pertanyaan yang paling banyak muncul mengenai petroleum jelly adalah apakah bersifat non-comedogenic atau menyumbat pori pemicu komedo.

Dokter Kraffert mengakui, sebenarnya masih ada perdebatan di kalangan dokter mengenai potensi penyumbatan pori yang dimiliki petroleum jelly, namun menurut pengalamannya, potensi komedogenik petroleum jelly terbilang rendah dan kasus jerawat gara-gara produk itu terbilang jarang.

Pada umumnya, petrolatum memiliki wujud putih-bening dari parafin dan berminyak. Petrolatum putih dimanfaatkan untuk melembapkan kulit. Penggunaan pelembap kulit dapat membantu atasi kondisi kulit kering, khususnya yang mengalami eksim atau dermatitis. Sebagian besar kondisi kulit kering bisa disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti:

  • Hidup di area dengan tingkat kelembapan yang rendah;
  • Berada di cuaca yang sangat panas atau dingin;
  • Efek berendam lama di air panas.

Adapun manfaat petroleum jelly untuk merawat dan menjaga kesehatan kulit, antara lain:

  • Berfungsi melembapkan kulit dengan membentuk lapisan minyak yang menghambat terjadinya proses penguapan air pada permukaan kulit sebagai faktor utama penyebab kulit kering;
  • Salep untuk mengurangi gesekan kulit yang bisa membuat kulit lecet. Umumnya sering ditemui pada penderita kelebihan berat badan;
  • Untuk menangani dan mengurangi tingkat keparahan penyakit kulit, seperti eksim atau eksim atopik, yaitu masalah kulit yang ditandai dengan kulit terasa gatal, bersisik, gatal-gatal, dan berwarna kemerahan.

Jadi, berdasarkan artikel yang aku baca, Petroleum Jelly ini sebaiknya tidak digunakan untuk wajah karena idealnya petroleum jelly ini banyak digunakan untuk merawat kulit yang kering dan pecah-pecah, biasanya kulit pada telapak kaki yang berfungsi untuk melindungi kulit dari faktor eksternal seperti air, bakteri, dan udara. Tapi, petroleum jelly juga memiliki dampak negatif apabila digunakan secara rutin, dikarenakan produk ini dapat membentuk penghalang tebal yang membuat kulit sulit bernafas. Jika memang tidak dibutuhkan lebih baik tidak menggunakan pertroleum jelly ini ya.


Petroleum-Jelly1

WASPADA! PETROLEUM JELLY BISA BERBAHAYA BAGI TUBUH

Well, petroleum jelly adalah produk yang bisa dibilang tidak ramah lingkungan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemakaian produk ini bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan seperti:

1. Menumpuknya lemak dalam tubuh.
Petroleum jelly mengandung hidrokarbon yang bisa terakumulasi dalam jaringan lemak di tubuh. Karena kulit tidak bisa mencerna dengan baik, maka petroleum jelly yang dioleskan akan menumpuk dan menyebabkan tubuh terkontaminasi. Selanjutnya, penelitian menunjukkan bahwa hidrokarbon yang diserap dalam jangka panjang bisa membahayakan kandungan serta ASI.

2. Menyebabkan kerusakan kolagen
Petroleum jelly yang dioleskan di kulit akan menghalangi penyerapan nutrisi penting yang masuk sehingga mempercepat proses penuaan dini. Proses ini juga mampu menyebabkan kerusakan kolagen dan membuat kulit jadi keriput. Jadi makin bingung sama artikel lain yang menyebutkan kalau petroleum jelly bisa bikin kulit glowing sampai memudarkan bekas jerawat 🙂 Be Smart ya guys, sebelum memutuskan untuk menggunakan suatu produk ada baiknya dibaca pro dan kontra nya.

3. Dominasi estrogen
Salah satu efek samping yang terlihat dari petroleum jelly adalah risiko dominasi estrogen¹. Hal ini akan menyebabkan ketidakseimbangan hormonal dan mengakibatkan masalah autoimun, munculnya alergi, infertilitas, serta mempengaruhi reseptor hormon dalam tubuh.

3.¹ : Estrogen (atau oestrogen) adalah sekelompok senyawa steroid yang berfungsi terutama sebagai hormon seks wanita. Walaupun terdapat baik dalam tubuh pria maupun wanita, kandungannya jauh lebih tinggi dalam tubuh wanita usia subur.

4.Menyebabkan peradangan paru
Produk yang mengandung petroleum jelly mengandung bahan kimia berbahaya seperti dioksan yang dikenal bisa menyebabkan kanker. Menghirup petroleum jelly juga dapat menyebabkan pneumonia lipoid¹ yang menjadi penyebab radang paru-paru.

4.¹:Lipoid pneumonia (LP) adalah suatu keadaan di mana terjadinya aspirasi cairan material yang berlemak dan berminyak ke dalam paru.


Intermezo sedikit yah, karena aku juga search di Google tentang bahan kimia dioksan yang banyak terdapat pada produk yang biasa kita gunakan sehari-hari seperti sabun mandi, sabun tangan, dan hand body. Berikut penjelasan tentang dioksan yang dapat menyebabkan kanker:

Kimia 1,4-dioksan adalah cairan bening yang mudah larut dalam air. Ini digunakan terutama sebagai pelarut dalam pembuatan bahan kimia dan sebagai reagen laboratorium (zat yang digunakan untuk menyebabkan reaksi kimia). Toksin yang dihasilkan melalui proses yang disebut ethoxylation, di mana etilen oksida, karsinogen penyebab kanker payudara, ditambahkan ke bahan kimia lainnya untuk membuat mereka tidak keras.

Sementara FDA mendorong produsen untuk menghapus 1,4-dioksan, karena tidak diperbolehkan oleh hukum federal. Meskipun ada sejumlah studi, penelitian telah menunjukkan bahwa tikus laboratorium yang bernafas dengan uap 1,4-dioksan selama sebagian besar hidup mereka mengembangkan kanker di dalam hidung dan rongga perut.

Selain itu, tikus laboratorium dan tikus yang minum air yang mengandung 1,4-dioksan selama sebagian besar hidup mereka dikembangkan kanker hati.

Karena itu, Departemen Kesehatan dan Layanan Manusia menganggap 1,4-dioksan menjadi karsinogen manusia. Environmental Working Group menghitung setidaknya 8.000 produk di pasar di AS dengan bahan-bahan yang mungkin mengandung 1,4-dioksan.

Meskipun bahan kimia tidak sengaja ditambahkan ke sebagian besar produk-produk mandi, itu mungkin terjadi sebagai hasil sampingan yang tidak disengaja di beberapa bahan yang digunakan.

Sejumlah perusahaan telah sepakat untuk berhenti menggunakan 1,4-dioksan termasuk Johnson & Johnson, yang dirumuskan produk mandi bayi di 2014. Sekarang, Senator New York Charles Schumer dan Kirsten Gillibrand menghimbau FDAuntuk melarang itu.

“Fakta bahwa 1,4-dioksan, bahan kimia yang berpotensi berbahaya, bersembunyi di produk sehari-hari yang diharapkan untuk membuat kita bersih ternyata sangat mengganggu, dan membuat keadaan menjadi lebih buruk, karsinogen seperti ini ada kemungkinan dapat menjadi lebih berbahaya bagi anak-anak,” kata Schumer seperti dilansir dari laman Daily Mail, Rabu (19/4/2017).


Balik ke Petroleum Jelly, ternyata penggunaan petroleum jelly mampu membahayakan kesehatan tubuh. Oleh karena itu berhati-hatilah dengan produk yang mengandung zat ini.

Banyak yang berpikiran dengan menggunakan petroleum jelly pada kulit secara rutin akan menghasilkan kulit yang mulus dan lembab, padahal salah satu artikel menyebutkan bahwa petroleum jelly hanya bersifat melapisi bagian kulit yang kering bukan membuatnya lembab. Jadi lebih baik kalian gunakan produk lainnya yang sudah jelas dirancang untuk melembabkan kulit. Dan apabila kalian saat ini sedang menggunakan petroleum jelly, sebaiknya jangan sampai tertelan, karena dapat menyebabkan gangguan dalam tubuh.

SHORT CUT!!!

READ THIS!

Intinya begini ya, kalau kalian masih tetap mau pakai petroleum jelly (kayak aku) karena pengen coba aja, monggoh… karena sebetulnya petroleum jelly itu hanya bersifat melapisi bagian kulit luar agar kelembaban alaminya tidak hilang, bukan membuatnya lembab. Dan apabila kalian tetap mau menggunakan petroleum ini, pastikan kulit anda dalam keadaan B E R S I H. BERLAKU UNTUK SELURUH BAGIAN TUBUH yang akan digunakan petroleum jelly. Terlebih jika kalian akan pakai petroleum di bagian wajah. Pastikan cara penggunaan yang benar dan juga bersihkan kulit wajah sebelum mengaplikasikan petroleum jelly ini 🙂

Semoga bermanfaat ya guys!

Laff.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s